Berita terkini
 

Tanya jawab

552

Karena situs ini memang dirancang untuk memberikan pencerahan bagi siswa  kelas VII, VIII, IX, X, XI dan XII, khususnya yang mengalami kesulitan mengenai pelajaran matematika, kimia dan fisika

Maka pada halaman ini penulis berharap pembaca dapat bertanya dan berinteraksi dengan memberikan pertanyaan, bisa mengenai kesulitan matematika, fisika, kimia, yang dialami siswa, sedang masalah lain yang ada pada postingan, sebaiknya Anda dapat memberikan komentar dibawah postingan yang ada.

Atau mungkin Anda memiliki cerita lucu, atau pengalaman unik yang mungkin ingin dibagikan pada para pembaca lainnya, anda dapat masukkan pengalaman Anda disini, sehingga situs ini menjadi hidup dan dapat memberikan makna pada Anda.

Salam sukses, silahkan dimulai……. saya tunggu.

552 Comments

  • Henry Susanto says:

    Perkenalkan nama saya Henry kelas XII, saya sekolah di SMU negeri 12 Surakarta
    Saat ini saya sudah sampai pada pelajaran redoks. Kalau mengenai oksidasi dan reduksi sendiri saya sudah paham, namun yang ingin saya tanyakan, bila ternyata dalam suatu reaksi terdapat 2 reduksi dan satu oksidasi. Untuk mengisi koefisien secara perubahan biloks, apa yang harus dilakukan.
    Terima kasih sebelumnya atas jawabannya.

    • budhi gunawan says:

      Maaf, karena keterbatasan pengetahuan saya dalam memposting ilmu kimia, maka saya menuliskan contoh, berikut jawaban dari pertanyaan Anda menggunakan MS Word
      Dan jawaban sudah saya kirim lewat email Anda. Silahkan di cek.
      Thanks, maaf kalau agak lama.
      Semoga jawaban saya dapat membantu dan jangan sungkan untuk bertanya lebih jauh lagi

      • Josua says:

        Nama saya Josua, saya mau melanjutkan bertanya mengenai redoks pak. Sekarang saat ini saya sudah masuk pelajaran elektrolisis. Kalau ditanya elektrolisis AgNO3 dengan katoda Ba dan Anoda C, maka cara menyelesaikannya gimana pak?

        • budhi gunawan says:

          Josua, pada elektrolisis, elektroda yang digunakan pada katoda tidak mempengaruhi jalanya reaksi: Berikut reaksinya
          AgNO3 –> Ag+ + NO3- | x4
          Kat: Ag+ + e –> Ag | x4
          An : 2H2O –> 4 H+ + 4e + O2
          sehingga menjadi 4 AgNO3 + 2H2O –> 4Ag + 4HNO3 + O2

    • Vincent says:

      Selamat pagi Pak, boleh saya minta dikirimi email juga mengenai masalah ini. Karena saya juga mempunyai kesulitan yang sama dengan Henry. Thx

      • Lucy says:

        Pak, apakah tidak ada soal ulangan umum yang di share di blog ini, mengingat sekarang sudah mau tes ulangan umum. Trims

        • budhi gunawan says:

          Maaf, dengan kerepotan saya sekarang ini, saya masih belum dapat share, mungkin untuk semester depan akan lebih saya siapkan. Tunggu saja tanggal mainnya. Jangan sungkan untuk berkunjung lagi ya. Salam

          • Mutiara says:

            Pak, kenapa tanya jawabnya tidak bisa online saja?

          • budhi gunawan says:

            masalahnya terbentur pada waktu. Jadi sementara saya pagi longgar, anak-anak sekolah, sedangkan mulai jam 1 siang hingga 10 malam, saya ngelesi. Jadi next time pasti akan aku usahakan. oke

        • Nur Azizah says:

          1. Hitunglah PH larutan KNO2 0,1 M yang mengalami hidrolisi anion bila Ka HNO2=4,5 x 10-4 ! JAWAB :)
          2. 3,528 gram NaCN di larutkan dalam air sampai volume 2 liter, hitung pH larutan jika HCN=7 x 10-10 (Mr NaCN=49)

          • budhi gunawan says:

            1. OH = akar (10^-14 x 0,1 / 4,5.10^-4) = akar (..) sehingga pH = – log (OH) = – log ….
            2. M NaCN = 3,528/49/2 = 0,036
            Maksudnya pH lar NaCN ; OH = akar (10^-14 x 0,036 / 7.10^-10), dan seterusnya seperti di atas

    • itzuke says:

      HLEP ME PLEASEE !!!
      YG JAGO KIMIA
      Tentukan nomor atom dan nomor massa dari suatu unsur :
      A.yang jumlah neutronnya 20 dan setelah melepaskan satu elektron,jumlah elektronnya menjadi 18
      B.yang jumlah neutron 10 dan setelah menangkap satu elektron jumlah elektronnya menjadi 10 dan
      C. atom netral yang memiliki jumlah proton 10 dan jumlah neutron 10

    • yogi oktari says:

      yogi, tunjukkan bahwa H2PO4- bersifat amfoter dan tripotik. terima kasih sebelumnya atas jawabannya.

  • Amelia says:

    Apakah tidak sebaiknya disediakan forum saja. Ini hanya usul ya…

  • meykka de zoecha says:

    pak ada soal2 prediksi IPA kelas 12 yang baru gag??mohon bantuannya trimakasih

  • mau nanya soal matematika(peluang)
    Dari 12 orang yang terdiri dari 8 pria dan 4 wanita, akan dibentuk kelompok kerja beranggotakan 4 orang. jika dalam kelompok kerja ini terdapat paling sedikit 2 pria, maka banyaknya cara membentuknya adalah..

    • budhi gunawan says:

      Maaf nih saya agak sedikit merespon, mengingat kesibukan yag tidak bisa saya tinggalkan.
      Paling sedikit 2 pria, artinya bisa 2 pria 2 wanita atau 3 pria 1 wanita tau 4 pria. Dan cara pembuatannya adalah sbb
      8C2.4C2 + 8C3.4C1 + 8C4
      Semoga jawaban ini dapat membantu, jangan sungkan untuk bertanya lagi

  • Delia says:

    syarat suatu zat agar dapat menjadi zat volumetrik yg baik untuk termometer itu apa ya..?

    • budhi gunawan says:

      Syarat zat yang volumetrik yang baik untuk termometer adalah zat yang dapat dengan mudah memuai atau menyusut sesuai dengan kenaikan ataupun penurunan suhu, sebagai contoh adalah alkohol (biasanya diberi pewarna merah untuk memudahkan pembacaan, harga lebih murah) dan air raksa (cairannya putih mengkilat seperti kaca, dan harganya relatif lebih mahal dibanding raksa, dapat digunakan untuk mengukur suhu yang sangat panas) .

  • Jessie says:

    minta tolong segera !
    sebuah benda bermassa m dijatuhkan ke dalam kolam yang terisi penuh oleh suatu cairan . Benda tersebut akan mengalami gaya gesekan sebesar F yang konstan selama benda tersebut bergerak dalam cairan tersebut. Benda tersebut dijatuhkan dari ketinggian H yang diukur dari dasar kolam. Berapakah kecepatannya pada saat benda tersebut menumbuk dasar kolam ?

    • budhi gunawan says:

      Ketika benda dilepaskan pada zat cair, maka pertama-tama benda tersebut akan dipercepat sesaat, namun segera akan memiliki kecepatan yang konstan yang disebut kecepatan terminal. (Anda bisa baca pada modul fisika mengenai FLUIDA di kelas XI). Karena kecepatan tetap, maka H (kedalaman) yang anda maksud menjadai tidak ada artinya. Adapun rumus dari kecepatan terminal adalah v = (2.r^2.g (rho benda – rho fluida)/9.viskositas cairan).
      Maaf kalau menjawabnya agar terlambat, semoga jawaban ini dapat membantu kesulitan Anda. Salam

  • sara ruhiyantina says:

    maaf mas , saya mau mengajukan pertanyaan , saya sama sekali tidak mengerti cara mengerjakan soal kimia tentang reaksi reduksi oksidasi , seperti contoh soal .
    1. periksalah reaksi brikut ini tergolong breaksi redoks atau bukan
    MgCO3(tiga nya kecil) + 2HBr –> MgBr2(dua nya kecil) + CO2(dua nya kecil) + H2O
    kedua adalamh menentukan zat mana yang berfungsi sbg reduktor , oksidator serta zat hasil reduksi dan hasil oksidasi
    lalu yg menyelesaikan setengah reaksi dan tentukan apakah reaksi tsb trmsuk reaksi reduksi ato oksidasi , terima kasih mas , mohon di bantu buat saya

    • budhi gunawan says:

      Untuk menentukan reaksi tergolong redoks atau bukan, yaitu dengan memeriksa bilangan oksidasinya. “apakah ada yang berubah?”
      Biasanya kalau ada zat yang sendirian misal Fe, Ag, Al atau yang lainnya, maka biasanya termasuk “redoks”
      Sekarang kita perikas MgCO3 –> Mg = +2, C = +4 dan O = -2, HBr –> H = +1 dan Br = -1 , MgBr2 –> Mg = +2 dan Br = -1 , CO2 –> C = +4 dan O = -2 dan yang terkahir adalah H2O –> H = +1 dan O = -2, maka terlihat bahwa semua bila oksidasi tidak berubah, Mg tetap +2, C tetap +4, O tetap -2, H tetap +1 dan Br tetap -1, maka reaksi yang dimaksud bukan termasuk reaksi redoks

  • lika says:

    pak nama saya lika. saya ingin tanya tentang fisika.
    keping cd(r=25 cm) diletakkan diatas keping cd(r=50 cm), sedemikian rupa sehingga lingkaran keping yang kecil melalui pusat keping yang besar. dimana letak titik gabungan…
    tolong di balez ya pak
    sebelum nya terimakasih

    • budhi gunawan says:

      Maksudmu letak titik berat gabungan ya. Kalau benda berbentuk keping CD, maka letak titik beratnya ya tepat di pusatnya, begitu pula kalau ditumpuk dengan keping CD yang lain meski beda jari-jari. Jadi tetap pada pusatnya. Paham ya Lika

  • lika says:

    suatu benda berbentuk luasan yang bagian2nya trdiri atas selimut kerucut dengan tinggi 12 cm di bagian atas, selimut silinder dengan tinggi 6 cm di bagian tengah, dan selimut setengah bola dengan jari-jari 5 cm di bagian alas . dimana koordinat titik benda tersebut? pak tolong di jawab sekarang ya … terimakasih

    • budhi gunawan says:

      Akan saya jawab lewat email saja ya, akan aku kirimkan ke emailmu ya. Atau kamu mau latihan dulu, lihat di semester 2, lalu download soal jawabnya, sehingga kamu bisa berlatih sendiri. Kalau mentok ga bisa, kamu tanya lagi aja ga usah sungkan ya. Salam sukses

  • ema novalisa says:

    bagaimana cara mencari titik berat pada bangun yang lebih dari satu ?

    • budhi gunawan says:

      Oke Nova, anda dapat download di Page semester 2. Fisika XI, tentang kesetimbangan benda tegar. Dan silakan Anda pelajari contoh soal jawabnya. Kalau masih bingung. Anda dapat menghubungi kita lagi. Thx

  • Nadda says:

    Apakah jika oksigen dicampur dengan monoksida itu menjadi Gas C02?

  • eyot says:

    pak ada soal nih saya g tau ngajarin ke anak
    diketahui besar sudut POR = 100 derajat dan besar sudut TOS= 80 derajat, jika luas juring POR= 40 cm2. Hitunglah luas juring TOS??
    tolong jelasin caranya…

    • budhi gunawan says:

      Pakai perbandingan pak Eyot. Kalau 100 derajat = 40 cm2 dan kalau 80 derajat berapa? Ini kata lain dari pertanyaan anda.
      Jawabannya adalah begini pak
      40/100 = a/80, maka a = 40 x 80 / 100 = 32 cm2
      Semoga jawaban ini dapat membantu. Salam dari Creative Smile Kids

  • tytirusri says:

    Ass . saya mau tanya jika Ksp BaSO = 10-10 Maka kellarutan BaSO4 dalam larutan H2So4 0,1 m adalah … m ?

    • budhi gunawan says:

      Yang anda tanyakan adalah kelarutan dalam ion sejenis.
      ionisasi dari BaSO4 –> Ba+2 + SO4 -2
      Ksp = [Ba][SO4] , jadi 10^-10 = [Ba].0,1 –> sehingga kelarutan BaSO4 dalam H2SO4 0,1 M adalah 10^-9 M
      Semoga jawaban ini dapat membantu anda

  • tytirusri says:

    saya mau tanya tentang KSP ?

  • auliya says:

    bagaimana caranya kita membedakan peluang dan permutasi?

    • budhi gunawan says:

      Peluang adalah besarnya kemungkina suatu kejadian, besarnya antara 0 sampai 1. Suatu kejaadian yang memiliki peluang 0, berarti kejadian tersebut tidak mungkin terjadi. Misalnya matahari terbit di Barat dan tenggelam di Timur. Sedangkan suatu kejadian yang mempunyai peluang 1, adalah suatu kejadian yang pasti terjadi, misalnya bilangan genap selalu habis dibagi 2.
      Sedangkan permutasi adalah banyak kejadian yang mungkin terjadi, bukan kemungkinan. Namun banyak kejadian tersebut memperhatikan urutan. Misal banyak cara menyusun gambar A,B,C,D pada 3 paku di dinding. (Jadi ABC dengan ACB, dan dengan BCA dianggap berbeda) .Banyak kejadiannya 4P3 atau 4.3.2 = 24. Jadi banyak cara menyusunnya ada 24 susunan yang berbeda.
      Tapi kalau urutannya tidak diperhatikan, misalnya memilih 3 orang untuk pergi ke desa Sukamaju dari 5 orang yang tersedia. Maka kita menggunakan kombinasi 5C3 (Yang terpilih ABC, atau ACB atau BCA, kan orangnya sama, maka artinya susunan tidak diperhatikan).
      Demikian jawaban saya, semoga dapat membantu.

  • lia says:

    Pak, misalnya di dalam soal diketahui sebuah gambar dan kita diminta untuk mencari volume benda putar/luas nya. bagaimana caranya kita menentukan batas atas dan batas bawah nya ?

    • budhi gunawan says:

      Pertama-tama menentukan persamaan kurvanya dulu kalau belum diketahui persamannya, Apakah berupa pers garis lurus atau pers parabola. Setelah anda menentukan pers kedua kurva, maka langkah selanjutnya adalah y = y, agar didapatkan nilai x pada perpotongan kedua kurva. Setelah koordinat titik potongnya ketemu, maka tinggal diintegral dicari volume benda putarnya. Ingat kalau diputar terhadap sumnbu x, maka harus pake batas x dan integral dx. dan sebaliknya. Untuk lebih jelasnya , anda dapat download beberapa aplikasinya pada semester 2, mat XII.
      Thanks atas kunjungannya.

  • arifin says:

    tentukan jumlah partikel yang terdapat pada zat-zat berikut
    a. 2,5 mol H_2S
    b. 0,002 mol H_3 PO_4
    c. 0,05 mol Al

    • budhi gunawan says:

      Sebetulnya apa yang disebut jumlah partikel ada 2 kemungkinan. Untuk UNSUR (Fe, Al, Cu dll), maka yang disebut jumlah partikel adalah banyak atom. Sedangkan untuk SENYAWA (H2O, CO2, H2SO4 dll), maka yang disebut jumlah partikel adalah molekul. Namun kebanyakan orang mengatakan bahwa jumlah partikel adalah atom. Karena anda menanyakan jumlah partikel, saya buatkan atom saja.
      Saya beri contoh dulu, bahwa dalam 1 atom H2O terdapat 3 atom, yaitu 2 atom H dan 1 atom O, sehingga jumlah atomnya ada 3
      Dan bahwa setiap mol suatu senyawa mengandung 6,02.10^23 molekul
      a. 2,5 mol H2S = 2,5 x 6,02.10^23 molekul dan mengandung 2,5 x 6,02.10^23 x 3 atom
      b. 0,002 mol H3PO4 = 0,002 x 6,02.10^23 molekul dan mengandung 0,002 x 6,02.10^23 x 8 atom
      c. 0,05 mol Al = 0,05 x 6,02.10^23 atom
      Untuk point c. karena Al adalah unsur, maka tanpa melewati molekul. Jadi jawabannya langsung atom
      Sekian , semoga jawaban ini dapat membantu.
      Salam untuk Arifin

  • riyo says:

    pak,saya mau tanya :)
    Sebuah kebun berbentuk persegi panjang berukuran 24 m x 18 m. Disekeliling kebun akan ditanami pohon dengan jarak masing-masing 3 m. Jika harga setiap pohon
    Rp,25,000,- maka biaya yang diperlukan untuk membeli pohon seluruhnya adalah….

    • budhi gunawan says:

      Sorry terlambat dalam menjawab.
      Hati-hati, jangan sampai terjebak untuk menghitung jumlah pohonnya. Coba misalkan saja dalam skala kecil misal ukuran 3 m x 6 m , berarti jumlah pohonnya akan menjadi ( : : : ) jadi ada 6 buah pohon, yang didapat dari perhitungan (3:3 + 1) x (6:3 + 1) = 6
      Dengan contoh tadi, maka jumlah pohon dengan luas tanah 24 m x 18 m adalah (24:3 + 1) x (18:3 + 1) = 63 pohon
      Baru kita hitung uang untuk membeli pohon = Rp.25.000 x 63 = 1.575.000
      Semoga jawaban saya dapat membantu

  • andi says:

    nama saya andi, saya sudah sampai di pelajaran hidrokarbon dan minyak bumi, saya mengalami msalah pada soal berikut. tolong di bantu

    Tulis rumus struktur dari :
    a. 3-etil-2-metilheptana
    b. 2-etil-4-metil-1-heksena
    c. 3,4-dimetil-1-pentuna

    tolong jawaban di sertakan dengan cara

    • budhi gunawan says:

      Jawaban
      a. CH3 – CH – CH – CH2 – CH2 – CH2 – CH3
      | |
      CH3 C2H5
      b. CH2 = C – CH2 – CH – CH2 – CH3
      | |
      C2H5 CH3
      C. CH = C – CH – CH – CH3
      | | |
      | CH3 CH3
      V
      rangkap 3 ya

  • Alan says:

    pak. fungsi biaya rata-rata C=25Q-8Q2(kuadrat) + Q3(kubik)
    1. jumlah output yang diproduksi,total biaya rata2,biaya marjinal, pd saat MC minimum?
    2. jumlah output yang diproduksi ,total biaya,biaya marjinal , biaya rata-rata pada saat AC mencapai minimum?
    3. kurva MC dan AC pd saat AC minimum ?

  • Alan says:

    mr. gimana kalau kepuasan seorang konsumen dr mengkomsumsikan suatu jasa dicerminkan oleh fungsi utilitas U=-0,5Q(kuadrat) + 12Q.
    1. berapa unit jasa yg dikonsumsi dan utilitasnya,jika mencapai minimum ?
    2. jika konsumen sudah mencapai kepuasan maksimum masih mau menambah jasa yg dibelinya , bagaimana tingkat utilitasnya dan marjinal utilitasnya( buktikan dgn perhitungan)
    3. berapa barang konsumsinya , jika total utilitasnya mencapai negatif? (buktikan dengan perhitungan)

  • elyzabet says:

    pak sy mw nanya misalny soalnya kayak gini
    dua buah beban listrik dengan hambatan yg sama, yaitu R ohm, dihubungkan dengan saluran listrik PLN dengan tegangan V volt , berturut-turut dirangkai paralel sehingga dihasilkan daya P1 , kemudian dirangkai seri dengan daya P2.
    Perbandingan Daya P1 dan P2 adalah,,,,,,,

    atas jawabannya terimakasih ^_^

    • budhi gunawan says:

      Oke, sekarang coba kita perhatikan pada rangkaian seri, maka beban akan menjadi 2R, sedangkan pada rangkaian paralel, maka beban akan menjadi 1/2 R. Rumus P (daya) = V^2/R. Jadi perbandingan P paralel : P seri = R seri : R paralel, karena suplai volt sama
      Sehingga perbamdingan P paralel : P seri = 1/2 R : 2R = 1 : 4
      Semoga jawaban ini dapat membantu.

  • mia says:

    sebuah balok berukuran panjang 23cm , lebar 15 cm , tinggi 10 cm . jika panjang dan lebar balok di perpanjang 3 kali dari ukuran semula . tentukan perubahan volume balok tersebut ???

  • Ariate Worldinno says:

    Mau tanyak,,. tolong ya!
    Dalam satu liter larutan terdapat campuran garam CuCl2, MgCl2, dan BaCl2 yang
    masing-masing konsentrasinya 0,01 M. Jika ditambahkan 53 gram Na2CO3, maka
    garam yang mengendap adalah … .
    (Mr Na2CO3 = 106; Ksp MgCO3 = 4 × 10–5, CuCO3 = 2,5 × 10–10, dan BaCO3 =
    1,0 × 10–9 pada suhu 25 °C)

    • budhi gunawan says:

      Pertanyaan anda tentang Ksp
      Kita hitung dulu konsentrasi Na2CO3 = 53/106 = 0,5 mol/L, karena campuran tadi dalam 1 liter.
      Lalu kita hitung Qc masing-masing senyawa, namun karena jumlah ion MgCO3,CuCO3 dan BaCO3 adalah sama , maka kita hanya perlu menghitung 1 kali saja, yang dapat mewakili ketiganya
      Qc MgCO3 = [Mg][CO3] = 0,01 x 0,5 = 5.10^-3 > Ksp MgCO3, jadi kalau Qc > Ksp maka akan mengendap
      Dan disini semua harga Qc > Ksp, jadi semua senyawa diatas akan mengendap.
      Atau mungkin anda salah ketik, jadi maksudnya bukan 53 gram, namun 53 mgram, namun sama saja kok. Tinggal langkah diatas di coba sendiri ya…
      Anggap saja latihan, kalau masih belum ngerti, maka dapat tanya lagi…mumpung gratis. Terima kasih

  • imam says:

    mengapa air tidak mudah terbakar padahal air tersusun dari unsur hidrogen dan oksigen ???????? tolong bantuanya

    • budhi gunawan says:

      Air (H2O) adalah suatu senyawa yang tersusun dari atom H dan atom O. Seperti yang kita ketahui, suatu senyawa akan kehilangan sifat kimia dari unsur-unsur penyusunnya yaitu H dan O, dan membentuk sifat baru (H2O).

  • Fitri says:

    Mohon bantuanya bagaimana cara menghitung jumlah NaOH atau H2SO4 yang diperlukan untuk proses netralisasi di neutralizing pit

    Data :

    Neutralizing pit kapasitas 211 m3 , working volume 208m3

    Neutralizing pit menampung buangan sisa regenerasi demin dimana saat injeksi menggunakan NaOH 4% dan H2SO4 4 %
    H2SO4 di tangki penampungan konsentrasi 98%
    NaOH di tangki penampungan konsentrasi 46 ~ 49 %

    Berapa banyak NaOH yang perlu di beri untuk mendapatkan pH netral atau dalam range 6.5 ~ 8.5 bila pH campuran di neutralizing pit 5

    Berapa banyak H2SO4 yang perlu di beri untuk mendapatkan pH netral atau dalam range 6.5 ~ 8.5 bila pH campuran 11

    Atas bantuannya saya ucapkan terimakasih

    Wassalam
    Fitri

    • budhi gunawan says:

      Sorry ni Fitri, terus terang saya ada sedikit kebingungan mengenai pernyataan
      “……… mendapatkan pH netral atau dalam range 6.5 ~ 8.5 bila pH campuran di neutralizing pit 5″ , jadi sebenarnya pH akhir yang diminta berapa? Agar kita bisa bantu selesaikan masalah ini. Thx

    • aris says:

      Mas minta bantuannya
      tolong beri saya contoh tentang KPK dan FPB dalam Aljabar

      • budhi gunawan says:

        Cari KPK dan FPB dari 24 dan 30
        Mula-mula anda cari semua faktor dari 24 dan 30
        24 = 2.2.2.3 dan
        30 = 2.3.5
        Untuk KPK , kalikan semua faktor yang dimiliki oleh kedua angka tadi, tapi kalau sama, ambil yang terbesar
        Jadi KPK untuk 24 dan 30 adalah 2.2.2.3.5 = 120
        Untuk FPB , kalikan semua faktor yang sama saja dan kalau sama, ambil yang yang kecil
        Jadi FPB untuk 24 dan 30 adalah 2.3 = 6
        Semoga jawaban saya dapat membantu

  • Damar says:

    saya punya soal pr, tolong bantu ya…,,, begini soalnya keliling belah ketupat ABCD adalah 52 cm. Jik panjang diagonal AC = 10 cm maka luas belah ketupat ABCD adalah? (tolong secepatnya di bantu ya… makasih,….)

    • budhi gunawan says:

      Belah ketupat memiliki panjang sisi yang sama, kalau keliling = 52, maka sisinya 52/4 = 13. Dan kalau salah satu diagonalnya 10 cm, maka untuk mencari diagonal yang lain hitung pakai rumus pitagoras. Coba anda gambar belah ketupatnya dan letakkan angka 13 pada sisinya dan angka 10 cm pada salah satu diagonalnya.
      Sekarang hitung panjang diagonal lainnya = 2 x √(13^2 – 5^2) = 2×12 = 24 cm.
      Maka luas belah ketupat = 1/2 x diag x diag = 1/2 x 10 x 24 = 120 cm2
      Bagaimana kira-kira bisa dimengerti?

  • andi says:

    apakah zat – zat berikut ini termasuk hidrokarbon : air, gula, pasir, minyak tanah, garam, bensin ? berikan alasan !

  • Afina says:

    eh klo soal √3 × √8 gmn cranya??

  • fariz says:

    tentukan persamaan lingkaran jika pusatnya berimpit dengan pusat lingkaran x^2 + y^2 – 10x + 4y – 20 = 0 dan
    menyinggung garis x + 2y + 9 = 0

    tolong jawaban di sertakan dengan cara….

    • budhi gunawan says:

      Fariz, kamu harus cari pusat dari lingkaran pertama dulu
      x^2 + y^2 – 10x + 4y – 20 = 0 –> (- 1/2.A, – 1/2.B)
      A = -10 dan B = 4, Jadi pusatnya (5,-2)
      Lalu cari jari-jari menggunakanjarak titik ke garis
      r = (Ax1 + By1 + C)/(akar(A^2+B^2), garisnya x + 2y + 9 = 0
      r = (5 + 2.(-2) + 9)/akar (1^2 + 2^2)
      r = 10/akar 5
      Baru kita cari persamaan lingkarannya
      (x – a)^2 + (y – b)^2 = r^2
      (x – 5)^2 + (y + 2)^2 = 20

  • andi says:

    Ketika sebuah slinki digetarkan, dalam waktu 10 sekon terbentuk dua rapatan dan dua regangan. Jika jarak antara pusat rapatan dan pusat regangan yang terdekat adalah 40 cm, tentukan cepat rambat gelombang tersebut

  • andi says:

    Jika diketahui modulus Bulk air adalah 2,18 x 10^9 Pa dan massa jenis air 1000 kg/m3, tentukan cepat rambat bunyi di dalam air!

  • fariz says:

    Melalui titik (–1, 3) dan (7, –1), dan pusatnya berada pada garis 2x + y – 11 = 0
    jwb
    P = (– ½ A,–½ B) = (-1,-1/2) ,maka ttk tngah (-1+7/2)=3 ,(3-1/2)=1 (3,1)
    r=akar(3+1)^2+(1+1/2)^2=akar17.5
    jadi pers lngkaran adlh (x+1)^2+(y+1/2)^2=17.5

    gan,tolong d koreksikn…benar/salah

    • fariz says:

      nie gan coz yg d atas
      Tentukan persamaan lingkaran Melalui titik (–1, 3) dan (7, –1), dan pusatnya berada pada garis 2x + y – 11 = 0
      gan,tolong d terangkn coz Q msh bingung

      • budhi gunawan says:

        Jawaban yaang anda berikan ke saya, salah,tapi Anda sudah baik karena mau mencoba.
        Anda gunakan jarak 2 titik = akar [(x2-x1)^2 + (y2 - y1)^2]
        Kita gunakan rumus tersebut 2 kali. Maksudnya begini
        r^2 = r^2
        (x + 1)^2 + (y – 3)^2 = (x – 7)^2 + (y + 1)^2
        Lalu kita substitusikan pers garisnya y = -2x + 11 pada persamaan diatas
        Setelah kita hitung maka akan didapatkan x = 4 dan bila masuk ke y = -2x + 11, akan didapat y = 3
        Jadi pusatnya (4,3)
        Sedanga jari-jarinya dapat dihitung dari jarak 2 titik diatas –> r^2 = (4 + 1)^2 + (3 – 3)^2 = 25 –> r = 5
        Jadi persamaan lingkarannya
        (x – 4)^2 + (y – 3)^2 = 25

  • Tri Susanto says:

    Butuh bantuan:

    Plan Realisasi Persentase
    20 25 125,00%
    25 30 120,00%
    30 35 116,67%
    25 10 40,00%

    Bagaimana kita merata-ratakan nilai persentasenya???
    seharusnya kan jawaban reratanya 100%
    Thanks atas jawabannya….

  • andy says:

    Suatu bunyi memiliki intensitas 5 x 10-7 W/m2. Tentukanlah taraf intensitas bunyi tersebut

  • johan setiadi says:

    halo , nama saya johan . saya ingin bertanya kimia dasar itu materinya apa saja ya pak . kebetulan saya baru lulus dan ingin masuk kuliah di bidang migas . dan di ujian tulisnya ada kimia dasar dan fisika dasar . terima kasih pak sebelumnya .

    • budhi gunawan says:

      Kimia dasar meliputi hampir semua pelajaran kimia yang anda dapatkan di bangku SMA. Hanya saja tidak terlalu sulit. Jadi kedalamnnya tidak begitu dalam. Namun tetap perlu disiapkan secara baik.

  • fariz says:

    Tentukan persamaan garis singgung lingkaran x^2 + y^2 – 2x + y – 5 = 0 yang
    sejajar dengan garis 4x + 3y = 15.

    gan mohon bantuanx….

  • patria says:

    Karbon dioksida dapat larut dalam air membentuk
    asam karbonat, karena …
    (A) karbon dioksida memiliki sifat sebagai asam
    dan basa lewis
    (B) karbon dioksida merupakan basa Bronsted
    Lowrey
    (C) karbon dioksida memiliki kepolaran yang
    tinggi
    (D) karbon dioksida mengoksidasi air
    (E) Semua pernyataan benar

    • budhi gunawan says:

      Jawaban yang benar adalah B) karbon dioksida merupakan basa Bronsted
      Lowrey. Seperti yang kita ketahui, dimana sifat basa dari Bronsted
      Lowrey adalah memiliki kemampuan untuk mengikat H+ yang di dapata dari H2O

  • stefanus says:

    Bagaimana cara mengisi indikator pH meter yang cairan di dalamnya (KCl) sudah mengering, apakah harus di bilas dulu atau bagaimana?
    biasana konsentrasi yang digunakan berapa N?
    terima kasih

    • budhi gunawan says:

      Maaf Stefanus, pertanyaan Anda tidak dapat saya jawab. Karena terus terang saya juga belum pernah memakai alat yang anda maksud.Thanks, jangan sungkan untuk mampir dengan pertanyaan yanag lain.

  • havsari says:

    pak saya mau bertanya
    ion X+ mempunyai konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6. bilangan kuantum elektron terakhir atom X adalah ??
    terimakasih sya tgu ;)

    • budhi gunawan says:

      Ion X+ artinya atom X yang melepas 1 elektron. Jadi setelah melepas elektron konfigurasinya 1s2 2s2 2p6, maka atom X memiliki konfigurasi 1s2 2s2 2p6 3s1. Sehingga bilangan kuantum yang dimiliki oleh atom X tersebut adalah n = 3, l = 0, m = 0 dan s = +1/2. Demikian jawaban saya,semoga dapat membantu

      • havsari says:

        terimakasih yah pak atas bantuannya

        • havsari says:

          pak saya punya soal seperti ini.
          The equation of a body displacement wich is moving in straight line is x. = -t^2+4t-20 where x is in meter and t is in second. Determine the initial velocity and acceleration of the body.
          Tolong bantu yah pak ?
          Terimakasih sebelumnya.

          • budhi gunawan says:

            Rumus perpindahan ditentukan oleh x = -t^2 + 4t – 20, dan kecepatan ditentukan oleh turunan x, sehingga v = -2t + 4
            Sedangkan kecepatan awal, adalah kecepatansaat t = 0, vo = 4 m/s
            Oke… ada yang mau ditanyakan lagi

  • agustin says:

    selamat sore pak budhi saya mau bertanya tentang pelajaran merasionalkan suatu bilangan.
    5
    _________
    √3-√5+2√6

    • budhi gunawan says:

      Sorry terlambat balas Agusin. Jadi kalau anda dihadapkan pada penyebut 3 suku, maka penyelesaian yang harus dilakukan adalah kalikan dengan sekawan, dengan memberi kurung pada 2 suku di depannya.
      Jadi kalikan dengan (akar3 – akar5) – (2akar6) pada pembilang dan penyebut. Sehingga yang penyebut (bawah) menjadi (akar3 – akar5)^2 – (2akar6)^2
      yang nantinya akan menjadi (3 – 2akar15 + 5) – 24 = – 2akar15 – 16, lalu kalikan lagi dengan – 2akar15 + 16, atas bawah, sehingga bagian bawah tidak mengandung akar. Mengerti ya…

  • agung wahyudi says:

    Saya mau tanya nih tentang rumus pengisian soal fisika ini ??

    Seorang pendengar bergerak relatif terhadap sumber bunyi diam. Cepat rambat bunyi diudara v m/s. perbandingan yg diterima pendengaran saat pendengaran mendekat dan menjauh sumber adalah

    • budhi gunawan says:

      Soal yang anda tanyakan, namanya efek Doppler.
      Rumus untuk efek Doppler adalah fp = (v

        +

      vp).fs/(v

        +

      vs), dengan v = cepat rambat bunyi di udara, vp = kelajuan pendengar, vs = kelajuan sumber bunyi, fp = frekuensi yang di dengar oleh pendengar dan fs = frekuensi sumber bunyi.
      Bila pendengar mendekati sumber bunyi diam, maka fp = (v+vp).fs/v, sedangkan untuk pendengar yang menjauhi, maka fp = (v-vp).fs/v
      Demikian jawaban saya semoga dapat membantu

  • perkenalkan nama saya edi kurniawan saya ada masalah dengan soal ini ni,
    berapakah beban(gaya)yang harus di berikan pada pegas,agar pada pegas timbul energi potensial sebesar 1 joule?(dik K=100 n/m
    tolong di jawab ya

    • budhi gunawan says:

      Ep pegas = 1/2 k.x^2. Mula-mula Anda cari x nya dulu
      1 = 1/2.100.x^2. Sehingga x = 1/ V50
      Lalu kita cari F nya lewat F = k.x
      F = 100.1/ V50 = 2 V50 N atau dibaca 2 akar 50 Newton
      Begitu ya Ed, paham ya…

  • arif says:

    Pak saya mau tanya?
    saya anak SMP..

    saya mau tanya tentang mengubah pecahan..

    mengapa 2/5=2*2/5*2=4/10=0.4

    mengapa di kalikan dgn 2..

    • budhi gunawan says:

      1. Untuk mempermudah mengubah pembagian bilangan dengan 5 ke desimal, maka atas bawah dikalikan dengan 2, agar bawahnya (pembilangnya) menjadi 10.
      Sebagai contoh : 6/5 = 6×2 / 5×2 = 12/10 = 1,2
      2. Untuk mempermudah mengubah pembagian bilangan dengan 25 ke desimal, maka atas bawah dikalikan dengan 4, agar bawahnya (pembilangnya) menjadi 100.
      Sebagai contoh : 7/25 = 7×4 / 25×4 = 28/100 = 0,28

  • zaenab says:

    Perkenalkan nama saya Zaenab saya kurang paham dengan soal yang seperti ini ::

    Sebuah benda berotasi dengan posisi sudut teta= t^2+2t+s, teta dalam rad dan t dalam sekon. kecepatan rata** benda selama 5 detik pertama adalah?

    mohon jawabannya :) dan terimakasih